Project: Femme Indonesia

Halla,

Halli,

Hallu,

Halle,

Halloooo! Ah akhirnya....


Beberapa bulan terakhir ga muncul di socmed manapun rasanya jadi rada lupa gimana ngetik yang bener. Apalagi posting blog. Padahal masih banyak utang postingan. Hehehe, maapkeun.

Sebenernya kalo ditanya kemana aja ya jawabannya emang ga kemana-mana. Kalo Achi bilangnya sibuk, percayalah itu hanya ALIBI haha. Cuma yaaa lagi menyendiri aja sih, semedi gitu, minta kekuatan(?).

HAH?

Iya, minta kekuatan supaya makin lapang dada jadi semi pengangguran hahahaha.


Ngomong-ngomong soal kerjaan, ada beberapa projekan yang belum sempet  dan bakal Achi share di sini. Salah satunya projek dari akhir tahun lalu, Femme Indonesia.



Volunteering at The 90's Festival

Pernah nonton film kartun Doraemon? Sering? Tau dong pasti alat ajaibnya yang ditaruh di laci meja belajar nobita? Yak, mesin waktu! Benda ajaib yang bisa bikin doraemon akhirnya muncul di kehidupan nobita.

Kalo laci itu beneran nyata, kira-kira kamu mau pergi ke mana?

Balik ke jaman dinasaurus, terus selfie bareng T-rex yang lagi ngejar kamu? Atau balik ke jaman batu, terus ngajarin meganthropus palaeojavanicus cara mainin angry bird? Hahaha ngaco aja sih Achi, lempar aja udah ke pelukannya Joohyuk! Gapapa kok :’)

Percaya atau engga, meski waktu mustahil diulang, tapi nyatanya di Indonesia ada lho mesin waktu kayak punya doraemon. Bedanya, benda itu cuma bisa balik ke satu masa. Masa-masa di tahun 90an. Pernah denger The 90’s Festival? Yak, benar sekali! Itu adalah laci mesin waktunya J



My Future Gift

Hallo!

Meski terlewat beberapa hari, tapi... Selamat tahun baru!

Ibarat sebuah permainan, kembali ke awal adalah salah satu option yang dapat diambil ketika garis finish sudah tercapai. Sebuah akhir pada umumnya punya 2 pilihan; berhenti atau kembali ke garis start. Jika setelah desember akan selalu ada januari, maka semua hal yang berawal pun akan selalu ada setelah sesuatu berakhir.

Sama kayak perkataan mas-mas pom bensin, “Mulai dari nol ya, Mba,” tahun 2016 ini jadi momentum buat Achi memulai beberapa hal dari titik terendah. Bukan cuma karena resmi jadi mantan mahasiswa, tapi apa yang bakal Achi lakuin selama satu tahun kedepan bakal lebih direncanain.

Setelah menuntaskan tradisi akhir tahun—posting rubrik Throwback 2015, saatnya Achi sedikit mengevaluasi resolusi tahun kemarin dan mulai resolusi tahun ini. Karena ‘check point’ terakhir di tahun 2015 sudah berlalu, waktu yang tepat untuk menekan tombol reset, dan kembali memulai sekarang.




Throwback 2015

Hallo!

Ga berasa setahun berlalu, sejak terakhir Achi posting tentang Throwback di penghujung desember 2014. Sekarang, tahun 2015 nyaris menemui hulunya , dan hal itu cukup jadi pertanda buat Achi yang harus kembali mem-posting annual rubric di blog ini, Throwback 2015.

Ibarat sebuah pohon, semakin lama semakin banyak daun yang gugur, dan semakin lama itu pula, batang-batang baru akan tumbuh. Kehidupan rasanya juga punya kinerja yang sama. Tahun ini, banyak hal yang harus rela untuk dilepas, dan banyak hal pengganti lainnya yang datang.





Project : Being An Art Director


Assalammu’alaikum Wr. Wb.

Selamat tanggal awal awal desember! Setelah sekian hari nunda buat posting sesuatu karena banyak hal terjadi, akhirnya bisa sharing lagi hari ini. Entah gimana, sekarang ini posting blog jadi suatu refreshing buat Achi. Mungkin ibarat jaman SD kalo ada suatu kejadian, Achi suka curhat di buku diary. Dan sekarang blog ini kayak diary digital Achi. Niatnya sih buat eveluasi diri sendiri dan sharing ke orang lain. Kali aja bermanfaat hehe.

Sebenernya Achi mau cerita soal pengalaman volunteer Achi akhir-akhir ini, tapi karena terkendala dokumentasi, postingan itu ditunda a lil bit longer lagi ya. Hahaha

Kali ini Achi mau bahas tentang salah satu projek yang pernah Achi ikutin di bidang Film. Achi pernah cerita kan sebelumnya kalo dulu tuh Achi terobsesi banget bikin film? Bahkan saking terobsesinya, dulu pas semester-semester awal kuliah−jaman lagi maruk-maruknya ikut kegiatan UKM kampus, Achi pernah beberapa kali ikut seminar tentang film. Dari yang seminar di Menpora, ikut LA Light Indie Movie, sampe workshop film 8x pertemuan tiap weekend, yang pulang-pergi perjuangan dulu naek kereta sama metromini.

Meski kejadiannya udah lumayan lama (mungkin 2 tahun yang lalu), tapi gapapa lah yaaaa :v





Happy Annive @RumahMC

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Ga berasa ya november udah hampir berakhir. Padahal masih banyak list postingan yang niatnya mau Achi bahas bulan ini. Tapi gapapa, masih ada bulan depan :)

By the way, dua hari lalu pas tanggal 19 November, Rumah MC baru aja ulang tahun yang ketiga lho! Sempet ga kepikiran sih mau ngasih apa. Pengen iseng ngedoodle, eh penghapus gatau kemana. Akhirnya iseng ngebongkar pentab yang udah lama ga dijamah dan yaaaa....jadilah ini!

Happy Birthday, atau Happy Annive? Udah lah iyain aja



From Us To Indonesia

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Ada yang inget hari ini hari apa? Hari selasa, iya sih bener. Tapi inget ga sih apa yang special di tanggal 10 November tiap tahunnya? YAK! SELAMAT HARI PAHLAWAN!

Sekedar mengingatkan salah satu materi sejarah pas Achi kelas 2 smp, tepat tanggal 10 November 70 tahun yang lalu,  di Surabaya sana terjadi sebuah peristiwa besar. Di mana sekitar 6000 rakyat Indonesia gugur dalam mempertahankan Indonesia dari serangan tentara Inggris dan aksi Ricklef mereka.

Salah satu hal yang bikin Achi kagum, rakyat Indonesia saat itu hanya menggunakan bambu runcing dan senjata tradisional sebagai tameng pertahanan dan penyerangan. Karena kejadian memilukan itu pula, setelahnya Bapak Sumarsono mengusulkan pada Bapak Presiden Soekarno untuk menobatkan tanggal tersebut sebagai Hari Pahlawan.